Rabu, 02 Oktober 2019

Algoritman Pemrograman


C++
Bahasa C adalah Perkembangan dari bahasa B
Bahasa B (Ken Thompson 1970)
Bahasa C (Brian W.Kernighan dan Denies M. Ricthie 1972)
Pada Tahun 1980 Bjarne Stroutrup mengembangan bahasa C (C with Classes)
Pada Tahun 1983 Berganti Nama C++



Pertemuan 1 Kontrak dan Pengantar
Pertemuan 2 Flowchart 
Pertemuan 3 Menjawab Dari Soal Pertemuan 2
Pertemuan 4 Operasi Kondisi If
Pertemuan 5 Perintah I/O
Tugas Pertemuan 5 Programan Hitung Nilai

Tugas Pertemuan 7
Batas Akhir Waktu Pengumpulan Jum’at, 18 Oktober 2019Sampai jam 11.15

Minggu, 29 September 2019

BASIS DATA



BASIS DATA

Apa definisi atau arti dari basis data (database)? Basis data adalah kumpulan data yang disimpan secara sistematis di dalam komputer yang dapat diolah atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak (program aplikasi) untuk menghasilkan informasi. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi berupa tipe data, struktur data dan juga batasan-batasan pada data yang kemudian disimpan.
Basis data merupakan aspek yang sangat penting dalam sistem informasi karena berfungsi sebagai gudang penyimpanan data yang akan diolah lebih lanjut. Basis data menjadi penting karena dapat mengorganisasi data, menghidari duplikasi data, menghindari hubungan antar data yang tidak jelas dan juga update yang rumit

Sumber : https://www.termasmedia.com/lainnya/software/69-pengertian-database.html



Pertemuan 1 Kontrak Perkuliahan
Soal Pertemuan 1
Pertemuan 2 Desain Skema DB
Soal Pertemuan 2
Pertemuan 3 Normalisasi
Pertemuan 4 Soal Implementasi Pembuatan DB dari Pertemuan 3
Pertemuan 5 Query MariaDB
Modul Pertemuan 5 
Pertemuan 6 Latihan Soal
Pertemuan 7 Latihan Soal
Pertemuan 8 Latihan Soal
Pertemuan 9 Modul 1 &2
Pertemuan 10 Modul 3 &4
Pertemuan 11 Modul 3&4
Pertemuan 12 Modul 5
Pertemuan 13 Percobaan Individu Modul 5
Pertemuan 14 Kisi-Kisi Soal UTS

UTS Basis Data

Pertemuan 15 Kerjakan Modul VI
Pertemuan 16 Kerjakan Modul VI
Pertemuan 17 Kerjakan Modul VII
Pertemuan 18 Kerjakan Modul VII
Pertemuan 19 Kerjakan Modul VII Individu
Pertemuan 20 Kerjakan Modul VIII
Pertemuan 21 Review Modul VIII
Pertemuan 22 QUIZ DLL & DML
Pertemuan 23 Soal Review
Pertemuan 24 Latihan Soal
Pertemuan 25 Modul

SOAL UAS PRAKTIKUM

Minggu, 14 Juli 2019

SISTEM BERKAS




Sistem berkas (bahasa InggrisFile System) adalah metode untuk memberi nama pada berkas dan meletakkannya pada media penyimpanan.
Semua sistem operasi mulai dari DOSWindowsMacintosh dan turunan UNIX memiliki Sistem berkas sendiri untuk meletakkan file dalam sebuah struktur hierarki. Contoh dari sistem berkas termasuk di dalamnya FATNTFSHFS dan HFS+ext2ext3ISO 9660ODS-5, dan UDF. Beberapa sistem berkas antara lain juga journaling file system atau versioning file system.


Pertemuan 1 Kontrak
Pertemuan 2 Media Penyimpanan FilePertemuan 3 Media Penyimpanan 2Pertemuan 4  dan 5 Perhitungan Sekunder
Pertemuan 6 File Pile
Pertemuan 7 UTS
Pertemuan 8 Organisasi berkas index sequential
Pertemuan 9 ORGANISASI BERKAS DENGAN BANYAK KEY
Pertemuan 10 Hash
Pertemuan 11-13 Latihan Soal


SOAL UAS

Senin, 13 Mei 2019

KOMPUTER DESAIN


BITMAP
Adobe Photoshop CS6

Adobe Photoshop adalah salah satu software yang diperuntukkan sebagai software pengolahan gambar berjenis Bitmap, atau photoshop biasa digunakan khusu untuk mengedit file photo. Pada bab sebelumnya, kita sudah membahas tentang gambar yang berjenis vector, dimana salah satu ciri-cirid gambar berjenis vector adalah, apabila gambar atau file kita lakukan zoom in maka gambar tidak akan pecah, karena gambar dibentuk dari susunan polagaris dan bentuk geometris (vector). Ekstensi file dari gambar Bitmap adalah JPG, JPEG, BMP, GIF, TIF, TIFF, PCX dan PNG. Gambar Bitmap merupakan susunan dari kotak-kotak kecil/ titik disebut dengan pixel. Sehingga cenderung gambar yang berjenis Bitmap, jika dilakukan Zoom In (gambar diperbesar) akan terlihat pecah.

Latihan 1 Merubah File JPG Menjadi PNG


Latihan 2 Membauat Sertifikat


Latihan 3 Manipulasi Background







Download Materi Manipulasi

Pertemuan 10, Kerjakan latihan 15 efek manipulasi Foto

Download Materi Pertemuan 10

Pertemuan 11, Selection Tool

Donwnload Materi Pertemuan 11

PERTEMUAN 12 KISI-KISI SOAL UAS (TEORI)

Download Materi Pertemuan 13

Download Materi Pertemuan 14

SOAL UAS 

Senin, 06 Mei 2019

Kewirausahaan

NERACA
Jakarta – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mendorong mahasiswa dan akademisi untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan (entrepreneurship) di era industri 4.0 dan berkontribusi dalam perekonomian Indonesia.
“Kita harus menumbuhkan semangat kewirausahaan bagi generasi muda dan mendorong mereka mempelajari konsep kewirausahaan yang relevan di era industri 4.0. Kita harus mempersiapkan diri, baik dari segi mental, pengetahuan, keterampilan, dan teknologi agar ketika kesempatan itu datang, kita sudah siap,” ujar Mendag di Jakarta, dalam kuliah umum di Universitas Tarumanegara, Jakarta, yang dibuka oleh Rektor Universitas Tarumanegara Prof Dr Agustinus Purna Irawan, sebagaimana disalin dari Antara.
Enggar mengungkap fakta menarik bahwa pada 2018, di negara-negara maju sebanyak 14 persen dari total penduduk usia kerja adalah wirausahawan, sedangkan di Indonesia hanya mencapai 3,1 persen. "Ini yang perlu terus didorong untuk terus menumbuhkan minat kewirausahan bagi para generasi muda," kata Mendag dalam keterangannya..
Dalam paparannya, Enggar menyampaikan konsep kewirausahaan yang relevan di era industri 4.0, yaitu kewirausahaan adalah milik semua orang. Menurut Mendag, kewirausahaan berkontribusi besar dalam peningkatan ekspor yaitu dengan meningkatkan kualitas produk sehingga berdaya saing dan bernilai tambah. Selain itu, juga dengan menghasilkan produk-produk yang dibutuhkan masyarakat dunia dan kemampuan untuk memasarkan produk-produk tersebut.
“Kuncinya adalah menciptakan kebutuhan pasar, selalu belajar, dan meningkatkan produktifitas. Untuk itu, proses belajar di lembaga pendidikan dan universitas harus berpusat pada mahasiswa dan tidak lagi mendengarkan ceramah satu arah. Di samping itu, proses belajar juga harus mengajak mahasiswa untuk berpikir kreatif dan inovatif,” katanya.
Pengajar, lanjut Mendag, dituntut untuk menjadi mentor yang aktif membimbing dan mendorong anak didiknya mencapai potensi terbaik mereka. Proses belajar harus berpusat pada mahasiswa dan tidak lagi berbentuk ceramah satu arah.
"Yang paling penting, proses belajar tersebut harus menginspirasi mahasiswa untuk aktif berkolaborasi dan bekerja sama. Kesempatan mengenyam pendidikan tinggi yang hanya didapatkan oleh dua persen penduduk Indonesia harus dimanfaatkan sebaik-baiknya bagi diri, keluarga, dan bangsa," kata Mendag.
Di lain pihak, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengemukakan, pihaknya menargetkan penumbuhan wirausaha baru sebanyak lebih dari 3000 orang pada tahun 2019. Sejak tahun 2015 sampai dengan akhir 2018, Kemenperin telah memberikan bimbingan teknis kepada 44.294 pelaku IKM dan fasilitasi legalitas usaha kepada 11.289 IKM.
Demikian disampaikan Menperin, disalin dari siaran resmi. Selain itu, sejak tahun 2017, Kemenperin berupaya melakukan edukasi dan pembinaan terhadap IKM untuk masuk dalam e-commerce melalui program e-Smart IKM. Hal ini merupakan upaya pemerintah untuk memperluas akses pasar IKM dan memperbesar persentase produk Indonesia di e-commerce.
“Sebanyak 5.945 IKM di seluruh Indonesia telah mengikuti workshop e-Smart IKM dan membukukan transaksi lebih dari Rp1,38 miliar pada tahun 2018 yang lalu. Tentunya, upaya pemberdayaan IKM melalui e-commerce sejalan dengan 10 Prioritas Nasional Making Indonesia 4.0 yaitu Pemberdayaan UMKM melalui teknologi,” imbuhnya.
Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih menjelaskan, di tengah tren ekonomi digital yang berkembang pesat, IKM nasional semakin didorong untuk aktif dalam memasarkan produknya melalui perdagangan online. Dalam hal ini, melalui program e-Smart IKM, Kemenperin telah bekerja sama dengan marketplace dalam negeri, di antaranya adalah Bukalapak, Tokopedia, Shopee, BliBli, Blanja.com, Ralali, dan Gojek Indonesia.
“Melalui berbagai kerja sama yang telah dilakukan, kami berharap, akan terjadi sinergi dalam pengembangan dan pembinaan IKM yang mengarah pada one stop solution,” ungkapya. Contohnya, kolaborasi dengan Google dalam rangka pengembangan kemampuan IKM dalam pemanfaatan fitur-fitur pada aplikasi Google untuk promosi produk dan pengembangan bisnis online.
Gati menambahkan, saat ini pelaku IKM harus memiliki keinginan dan tekad yang kuat untuk lebih maju dan berkembang dengan dukungan dari pemerintah melalui program pemanfaatan teknologi digital e-Smart IKM.
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Deloitte Access Economics, pemanfaatan teknologi digital seperti melalui media sosial, internet broadband, dan e-Commerce akan membuka peluang bagi para pelaku IKM untuk tumbuh dan berkembang.


Profile